Rabu, 05 Februari 2014

146. LAIN-LAIN: HUKUM KB

PERTANYAAN:

Assalamu alaìküm

Pak ustad  mau nanya hukumnya KB itu gmn...?

SAIL: Di Varia Kaconk Madura

JAWABAN:

Wa Alaikum Salam. Wr. Wb.

Pemahaman KB ada dua pengertian:


1. KB dapat dipahami sebagai suatu program nasional yang dijalankan pemerintah untuk mengurangi populasi penduduk, karena diasumsikan pertumbuhan populasi penduduk tidak seimbang dengan ketersediaan barang dan jasa. Dalam pengertian ini, KB didasarkan pada teori populasi menurut Thomas Robert Malthus. KB dalam pengertian pertama ini diistilahkan dengan Tahdid An-Nasl (Pembatasan Kelahiran/Keturunan).

2. KB dapat dipahami sebagai aktivitas individual untuk mencegah kehamilan (man’u al-hamli) dengan berbagai cara dan sarana (alat) kontrasepsi. Misalnya dengan kondom, IUD, Pil KB, dan sebagainya. KB dalam pengertian kedua diberi istilah Tandlim An-Nasl (Pengaturan Keturunan/Kelahiran).

Hukum KB ditafsi/diperinci sebagaimana berikut:

a. Bila bertujuan untuk mengatur jarak kelahiran, maka makruh, jika tidak dalam keadaan udzur. Jika dalam keadaan udzur, seperti agar pendidikan anak-anaknya menjadi lebih ter-arah, maka hukumnya tidak makruh.

b. Bila tujuannya untuk memutuskan/menghentikan/membatasi kelahiran/keturunan (seperti ungkapan: Dua anak cukup), maka hukumnya haram, terkecuali ada udzur syar’ie, misalnya kata dokter yang ahli lagi adil, ada masalah besar yang membahayakan jiwanya jika mengandung.

Refrensi:

حاشية الشرقاوي على التحرير (ج 2/ص 332)
وأما استعمال ما يقطع الحبل من أصله فهو حرام بخلاف مالا يقطعه بل يبطئه مدة فلايحرم بل إن كان بعذر كتربية الولد لم يكره أيضا

غاية تلخيص المراد بهامش بغية المسترشدين (ص 247)
(مسألة) أفتى ابن عبد السلام وابن يونس بأنه لايحل للمرأة أن تستعمل دواء يمنع الحبل ولوبرضا الزوج

قرة العين بفتاوى علماء الحرمين (ص 30)
ﺇﺫﺍ ﺍﺳﺘﻌﻤﻠﺖ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺩﻭﺍﺀ ﻟﺮﻓﻊ ﺩﻡ ﺍﻟﺤﻴﺾ ﺃﻭ ﺗﻘﻠﻴﻠﻪ ﻓﺈﻧﻪ ﻳﻜﺮﻩ ﻣﺎ ﻟﻢ ﻳﻠﺰﻡ ﻋﻠﻴﻪ ﻗﻄﻊ ﺍﻟﻨﺴﻞ ﺃﻭ ﻗﻠﺘﻪ ﻭﺇﻻ ﺣﺮﻡ. ﻛﻤﺎ ﻓﻲ ﺣﺎﺷﻴﺔ ﺍﻟﺨﺮﺷﻲ

Silahkan dikoreksi..!


MUJAWWIB:
Miftah El Busyaireiy dan Muqit Ismunoer

LINK DISKUSI: https://www.facebook.com/groups/mdm.kajian/permalink/501594649937245/

Tidak ada komentar :

Posting Komentar